TP 5.1 Memahami konsep Pengalamatan Jaringan dan Subnetting

Generator Modul Ajar - TP 5.1 Pengalamatan Jaringan & Subnetting

Panel Generator Modul Ajar - TP 5.1 (Pengalamatan Jaringan & Subnetting)

Modul Ajar Konsep Dasar IPv4, IP Private & Public, Subnet Mask, dan Kalkulasi Subnetting. Pilih cetak PDF atau unduh ke Microsoft Word.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

IDENTITAS MODUL

Sekolah
:
SMK YADIKA 6 JATIWARINGIN
Penyusun
:
Ricky Chandra, S.Kom.
Mata Pelajaran
:
Konsentrasi TKJ
Elemen
:
Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan
Alokasi Waktu
:
24 JP (6 x Pertemuan @ 45 menit)
Fase/Kelas/Semester
:
F / XI TKJ / Ganjil
Tahun Penyusunan
:
2026/2027

IDENTIFIKASI

I. Peserta Didik
Peserta didik yang mengikuti pembelajaran materi ini adalah peserta didik kelas XI TKJ yang mengikuti pembelajaran selama 24 JP (6 x pertemuan). Asesmen awal yang digunakan adalah:

Pernahkah kalian memikirkan bagaimana miliaran smartphone, laptop, dan server di seluruh dunia dapat saling mengirim pesan WhatsApp atau membuka situs web tanpa ada paket data yang nyasar ke perangkat lain? Apa aturan unik yang melekat pada setiap perangkat digital tersebut?

II. Materi Pelajaran (Analisis)
Konsep pengalamatan jaringan, struktur IPv4, IP Private dan IP Public, Subnet Mask dan subnetting, peran pengalamatan dalam perencanaan, hubungan pengalamatan dan topologi, kelas IPv4, pembagian alamat berdasarkan kelas, serta notasi prefix dan subnetting dasar.

III. Dimensi Profil Lulusan (Pelajar Pancasila)

  • Bernalar Kritis: Mampu memproses informasi matematis dan logika biner dalam kalkulasi blok subnet alamat IPv4.
  • Mandiri: Memiliki inisiatif tinggi untuk menyelesaikan latihan soal perhitungan subnetting tanpa bergantung penuh pada kalkulator instan.
  • Gotong Royong: Bekerja sama dalam tim untuk menyusun skema alokasi IP pada studi kasus perancangan jaringan skala lab sekolah.

DESAIN PEMBELAJARAN

I. Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu memahami dan menganalisis konsep pengalamatan jaringan IPv4, termasuk IP Private dan IP Public, subnet mask, prefix, serta melakukan perhitungan subnetting dasar untuk menentukan alamat jaringan, alamat broadcast, dan rentang host sesuai kebutuhan jaringan.

II. Lintas Disiplin Ilmu

  • Matematika Terapan: Konversi bilangan desimal ke biner, operasi aljabar perpangkatan basis dua (2 pangkat x), dan perhitungan kelipatan blok jaringan.
  • Bahasa Inggris: Memahami literatur teknis jaringan global mengenai standar pengalamatan IANA dan RFC IPv4.

III. Tujuan Pembelajaran (TP) & Indikator Ketercapaian

TP 5.1 Memahami konsep Pengalamatan Jaringan dan Subnetting

  1. Menjelaskan konsep dasar dan fungsi krusial pengalamatan logika di dalam infrastruktur komunikasi data.
  2. Menganalisis struktur alamat IPv4 dan mengklasifikasikannya berdasarkan arsitektur berkelas (Kelas A, B, C).
  3. Membedakan ranah penggunaan serta otoritas kepemilikan antara alamat IP Private dan IP Public.
  4. Menerjemahkan kesetaraan nilai struktural antara format subnet mask desimal dengan notasi prefix (slash notation).
  5. Melakukan kalkulasi subnetting dasar untuk menentukan alamat jaringan (network ID), alamat siaran (broadcast), dan rentang host valid.

IV. Topik Pembelajaran
Konsep pengalamatan jaringan, IPv4, IP Private dan IP Public, Subnet Mask dan subnetting, peran pengalamatan dalam perencanaan, hubungan pengalamatan dan topologi, struktur IPv4, kelas IPv4, pembagian alamat berdasarkan kelas, subnet mask dan prefix, serta subnetting dasar.

V. Empat Elemen Desain Pembelajaran

  • Project-Based Learning (PBL): Menyusun "Tabel Alokasi IP dan Subnetting" untuk denah jaringan fiktif gedung sekolah 3 lantai.
  • Inquiry-Based Learning: Menyelidiki mengapa alamat IP Private tidak bisa dirutekan secara langsung di internet publik.
  • Collaborative Learning: Kerja kelompok dalam memecahkan soal latihan konversi biner dan penentuan network ID secara estafet.
  • Demonstrasi dan Simulasi: Memeragakan proses pengecekan IP komputer menggunakan perintah terminal komputer (ipconfig / ifconfig).
  • Diskusi Kelompok: Menganalisis mengapa penggunaan subnet mask yang tepat dapat menghemat jutaan alamat IP di dunia.

VI. Alat dan Bahan

  • Perangkat: Komputer/Laptop, Proyektor, Papan Tulis Bergaris.
  • Media: Tabel konversi biner ke desimal, lembar cheat-sheet subnetting IPv4.
  • Lembar Kerja: LKPD Kalkulasi Subnetting & LKPD Joyful Learning (Roleplay Tukang Pos Paket IP).
  • Lembar Penilaian: Rubrik Penilaian Kalkulasi Subnetting dan Lembar Observasi Kolaborasi.

PENGALAMAN BELAJAR (PERTEMUAN 1 - 6)

A. PRINSIP PEMBELAJARAN YANG DIGUNAKAN

  1. Berkesadaran (Mindful): Siswa disadarkan bahwa setiap baris kode konfigurasi IP memegang kendali penuh atas hidup-matinya arus komunikasi data antar komputer.
  2. Bermakna (Meaningful): Menghubungkan teori biner 32-bit IPv4 dengan angka IP yang sering mereka lihat di handphone atau komputer rumah.
  3. Menggembirakan (Joyful): Mengemas latihan hitung subnetting melalui permainan simulasi peran pengiriman paket data (*Roleplay Tukang Pos IP*).
  4. Pengalaman Belajar Aktif: Siswa langsung berlatih menuliskan, menghitung, dan mencocokkan blok subnet di papan tulis secara bergantian.
PERTEMUAN 1 (4 JP) - Konsep Dasar dan Fungsi Krusial Pengalamatan Logika (IPv4)

(Stimulasi) Guru menampilkan ilustrasi pengiriman surat pos yang wajib mencantumkan nama jalan dan nomor rumah agar tidak salah alamat.
(Identifikasi Masalah) Mengapa komputer membutuhkan alamat logika (*IP Address*) di samping alamat fisik (*MAC Address*) yang sudah ada dari pabrik?
(Pengumpulan Data) Siswa mengeksplorasi literatur mengenai definisi pengalamatan IPv4, format penulisan *dotted-decimal*, dan fungsi dasarnya.
(Pengolahan Data) Siswa membuat ringkasan struktur 4 oktet IPv4 dalam bentuk peta konsep.
(Verifikasi Hasil) Perwakilan kelompok memaparkan hasil pemahaman struktur oktet IPv4 di depan kelas.
(Generalisasi) Guru menguatkan bahwa IP Address adalah identitas mutlak komputer di dalam jaringan komputer.
Penutup: Refleksi pemahaman, kuis cepat, dan doa penutup.

PERTEMUAN 2 (4 JP) - Klasifikasi IPv4 Berbasis Arsitektur Kelas (A, B, C)

(Stimulasi) Guru menuliskan ragam IP berbeda (misal: 10.0.0.1, 172.16.5.2, 192.168.1.10) dan menanyakan perbedaannya.
(Identifikasi Masalah) Bagaimana cara membedakan kelompok IP untuk jaringan skala kecil, menengah, hingga skala perusahaan raksasa?
(Pengumpulan Data) Siswa mempelajari karakteristik rentang angka oktet pertama pada Kelas A, B, C, serta fungsi Kelas D dan E.
(Pengolahan Data) Siswa menyusun tabel batas minimal, maksimal, serta jumlah default host pada masing-masing kelas IP.
(Verifikasi Hasil) Diskusi kelas mengenai alasan mengapa Kelas C paling sering digunakan untuk simulasi praktikum lokal.
(Generalisasi) Menyimpulkan bahwa pembagian kelas memudahkan pengalokasian ukuran jaringan.
Penutup: Tanya jawab, penugasan mandiri, dan doa.

PERTEMUAN 3 (4 JP) - Perbedaan Ranah IP Private dan IP Public

(Stimulasi) Guru menceritakan bagaimana satu modem Indihome di rumah bisa dipakai 5 HP sekaligus menggunakan IP lokal yang mirip (*192.168.x.x*).
(Identifikasi Masalah) Mengapa IP rumahan kita tidak bentrok dengan IP rumahan tetangga padahal angkanya sama persis?
(Pengumpulan Data) Siswa mencari informasi mengenai batasan rentang IP *Private* (RFC 1918) dan aturan wajib kepemilikan IP *Public*.
(Pengolahan Data) Siswa mengelompokkan ragam alamat IP ke dalam kelompok Private atau Public dalam lembar kerja.
(Verifikasi Hasil) Presentasi kelompok mengenai fungsi NAT (*Network Address Translation*) dalam menjembatani IP private ke internet.
(Generalisasi) Merumuskan bahwa IP private menghemat ketersediaan IPv4 secara global.
Penutup: Refleksi, evaluasi kecil, dan doa.

PERTEMUAN 4 (4 JP) - Kesetaraan Subnet Mask Desimal dengan Notasi Prefix (Slash)

(Stimulasi) Guru menuliskan notasi /24 di sebelah IP dan menanyakan apa arti garis miring tersebut.
(Identifikasi Masalah) Bagaimana cara menerjemahkan notasi prefix *slash* menjadi angka *subnet mask* konvensional?
(Pengumpulan Data) Siswa mempelajari konversi bit biner angka '1' dan '0' pada pembentukan oktet subnet mask.
(Pengolahan Data) Siswa membuat tabel konversi lengkap dari prefix /8 sampai /30 beserta nilai subnet mask desimalnya.
(Verifikasi Hasil) Pencocokan nilai prefix dan subnet mask di papan tulis secara interaktif.
(Generalisasi) Menyimpulkan bahwa notasi prefix adalah cara cepat penulisan panjang bit network ID.
Penutup: Kuis konversi prefix, doa.

PERTEMUAN 5 (4 JP) - Kalkulasi Subnetting Dasar (Network ID, Broadcast, Rentang Host)

(Stimulasi) Guru memberikan soal: "Diketahui IP 192.168.1.50/26. Berapa alamat Network dan alamat Broadcast di ruangan tersebut?".
(Identifikasi Masalah) Rumus matematis apa yang digunakan untuk memecah rentang IP tersebut secara presisi?
(Pengumpulan Data) Siswa mempelajari langkah mencari jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok kelipatan, dan alamat valid.
(Pengolahan Data) Siswa berlatih menyelesaikan 3 soal perhitungan subnetting dasar secara mandiri dan berpasangan.
(Verifikasi Hasil) Guru membimbing koreksi bersama di papan tulis terhadap hasil hitungan siswa.
(Generalisasi) Memantapkan pemahaman pola kelipatan blok subnet (*Magic Number*).
Penutup: Pemberesan kelas, doa.

PERTEMUAN 6 (4 JP) - Evaluasi Sumatif Kalkulasi Pengalamatan & Refleksi

(Stimulasi) Guru memberikan kuis pemanasan cepat (*reviu kilat*) seputar penentuan network ID dan broadcast.
(Identifikasi Masalah / Uji Kompetensi) Peserta didik mengerjakan tes sumatif tertulis (pilihan ganda kompleks dan uraian perhitungan subnetting dasar).
(Generalisasi Terpadu) Penguatan materi utuh bab pengalamatan jaringan oleh guru.
Penutup: Pengumpulan lembar tes sumatif, refleksi akhir pembelajaran, dan doa penutup.

ASESMEN PEMBELAJARAN

A. RANCANGAN PENILAIAN PEMBELAJARAN

1. ASESMEN FORMATIF
a. Asesmen Awal: Pertanyaan interaktif lisan mengenai alasan mengapa dua komputer dengan IP berbeda segmen tidak bisa saling mengirim file secara langsung.
b. Penilaian Proses: Observasi keaktifan diskusi kelompok dan ketepatan penyelesaian lembar kerja kalkulasi subnetting.

2. PENILAIAN SUMATIF
Terdapat Pada LKS Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan XI TKJ (Hal 24). Berisi soal evaluasi kognitif terkait identifikasi kelas IP dan kalkulasi subnetting dasar.

3. PROGRAM REMEDIAL & PENGAYAAN
Remedial: Bimbingan tutor sebaya bagi siswa yang belum tuntas menghitung batas IP host valid.
Pengayaan: Penugasan investigasi mengenai pengalamatan versi penerus IPv6.

LAMPIRAN-LAMPIRAN

1A. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD Kognitif)

Tugas LKPD: Analisis Pengalamatan Jaringan & Subnetting
Instruksi Pengerjaan:
1. Jelaskan mengapa pengalamatan logika (*IP Address*) sangat dibutuhkan dalam komunikasi data global!
2. Sebutkan batas rentang oktet pertama dari pengalamatan IPv4 Berkelas (Kelas A, B, dan C)!
3. Apa perbedaan mendasar antara peruntukan alamat IP Private dan IP Public di jaringan internet?
4. Tentukan nilai Subnet Mask desimal yang setara dengan notasi prefix /27!
5. Diberikan alamat IP 192.168.10.0/26. Tentukan: a) Jumlah Host Valid, b) Alamat Network ID, dan c) Alamat Broadcast!

RUBRIK PENILAIAN (LKPD KOGNITIF)

Nomor Soal Skor Kriteria Penilaian
1-5 10 Siswa menjawab dengan argumen teknis atau hasil hitungan yang sangat tepat dan logis.
5Siswa menjawab seadanya atau kalkulasi subnetting ada yang keliru sebagian.
0Siswa tidak menjawab atau jawaban salah total.

NA = (Skor yang diperoleh siswa / Jumlah skor maksimal) x 100

1B. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD JMM Learning)

Aktivitas Terpadu: Simulasi Tukang Pos Paket IP (Roleplay)

1. Mindful Phase (Penyadaran Awal):

Siswa merenungkan betapa fatalnya jika seorang kurir salah membaca satu digit nomor alamat rumah pada paket kiriman, sama persis seperti kesalahan satu bit oktet IP yang membuat data gagal sampai.

2. Meaningful Phase (Pemaknaan Nyata):

Memahami bahwa penguasaan subnetting adalah keahlian wajib yang memastikan efisiensi dan keamanan lalu lintas data di perusahaan.

3. Joyful Phase (Aktivitas Seru):

Siswa membentuk kelompok berperan sebagai Kurir Pengantar Paket Data. Setiap kelompok mendapat kartu IP dan harus berlomba mencocokkan apakah paket tersebut masuk ke subnet yang benar secara riang gembira.

RUBRIK PENILAIAN OBSERVASI KELOMPOK (JMM)

Aspek Pengamatan Baru Berkembang (1) Layak (2) Cakap (3) Mahir (4)
Keaktifan Berdiskusi Pasif dalam kelompok. Cukup aktif namun ragu. Aktif berdiskusi aktif. Sangat aktif & menjadi leader.
Ketepatan Hitung IP Keliru menghitung biner. Mulai memahami rumus. Tepat menghitung subnet. Sangat analitis & presisi.

2. Bahan Bacaan Guru & Peserta Didik

  • Modul Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan Kelas XI.
  • Cisco Networking Academy: IPv4 Addressing and Subnetting Essentials.
  • Buku Referensi Kalkulasi Subnetting Jaringan Komputer.

3. Media Pembelajaran

  • Proyektor LCD, papan tulis bergaris, tabel cheat-sheet subnetting, dan kartu simulasi IP.

4. Refleksi Pembelajaran

No Pernyataan Refleksi Siswa Tidak Kurang Ya / Paham
1 Apakah kalian memahami konsep dasar pengalamatan IPv4 dan perbedaan IP Private/Public?
2 Apakah latihan kalkulasi subnetting membantu meningkatkan kemampuan logika kalian?

Reaksi Perasaan Belajar Hari Ini:

🤩
Sangat Seru
🙂
Paham
😐
Biasa Saja
😕
Kurang Paham
😫
Pusing
[   ] [   ] [   ] [   ] [   ]

5. Glosarium & Daftar Pustaka

Glosarium:

  • IP Address: Alamat biner 32-bit atau 128-bit yang diberikan kepada setiap perangkat yang terhubung ke jaringan.
  • Subnet Mask: Angka 32-bit yang membedakan Network ID dari Host ID pada sebuah alamat IP.
  • Subnetting: Proses memecah jaringan besar menjadi beberapa jaringan kecil yang lebih efisien.

Daftar Pustaka:

  1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.
  2. Cisco Networking Academy. (2024). CCNA Introduction to Networks Curriculum.
  3. Odom, Wendell. (2020). CCNA 200-301 Official Cert Guide. Cisco Press.

Mengetahui,
Kepala Sekolah

(Drs. Rellus Manurung, M.Pd.)

Bekasi, 14 Juli 2025
Penyusun

(Ricky Chandra, S.Kom.)

Post a Comment

Previous Post Next Post