Tugas Perencanaan Pengalamatan Jaringan

Mata Pelajaran: Perencanaan dan penglamatan jaringan
Materi: Subnetting IPv4 Kelas A dan Kelas B
Tingkat: SMK – Kompetensi Keahlian TKJ
Bentuk Tugas: Studi Kasus, Analisis, dan Perhitungan
Jumlah Tugas: 20 Soal

Tulis di buku tulis

A. Petunjuk Pengerjaan

Kerjakan seluruh soal dengan ketentuan berikut:

  1. Tentukan kelas IP address berdasarkan alamat jaringan yang diberikan.
  2. Tentukan subnet mask default dan subnet mask baru.
  3. Hitung jumlah bit yang dipinjam untuk subnetting.
  4. Hitung jumlah subnet yang terbentuk.
  5. Hitung jumlah host maksimal setiap subnet.
  6. Tentukan Network ID setiap subnet.
  7. Tentukan First Host dan Last Host.
  8. Tentukan Broadcast Address.
  9. Tentukan Network ID dan Broadcast Address untuk subnet yang diminta.
  10. Buat tabel pembagian subnet secara sistematis.

Rumus yang digunakan:

Komponen

Rumus

Jumlah subnet

\(2^n\)

Jumlah host per subnet

\(2^h-2\)

Network increment

\(256 - \text{nilai subnet mask}\)

Jumlah bit dipinjam

Prefix baru - Prefix default

Prefix

/n

Keterangan:

  • \(n\) = jumlah bit yang dipinjam.
  • \(h\) = jumlah bit host tersisa.
  • 2 alamat host tidak dapat digunakan untuk host biasa karena digunakan sebagai Network ID dan Broadcast Address.

B. Tugas Subnetting IP Address Kelas B

10 Soal

Level: Menengah – Sulit

Tugas 1 – Subnetting Jaringan Perusahaan

Sebuah perusahaan memiliki jaringan dengan IP address 172.16.0.0/16. Perusahaan tersebut ingin membagi jaringan menjadi 32 subnet yang sama besar.

Tentukan:

  1. Subnet mask baru.
  2. Prefix baru.
  3. Jumlah bit yang dipinjam.
  4. Jumlah host maksimal setiap subnet.
  5. Network ID subnet ke-1 sampai ke-5.
  6. First Host dan Last Host subnet ke-3.
  7. Broadcast Address subnet ke-3.
  8. Network ID subnet ke-32.

Tugas 2 – Jaringan Sekolah 20 Laboratorium

SMK memiliki alokasi jaringan 172.20.0.0/16. Jaringan tersebut akan digunakan untuk 20 laboratorium komputer. Setiap laboratorium membutuhkan minimal 500 alamat IP untuk perangkat.

Buatlah perencanaan subnetting dengan menentukan:

  1. Prefix yang sesuai.
  2. Subnet mask.
  3. Jumlah subnet yang tersedia.
  4. Jumlah host maksimal per subnet.
  5. Network ID untuk 20 laboratorium.
  6. Rentang IP host setiap laboratorium.
  7. Broadcast Address setiap laboratorium.
  8. Sisa subnet yang belum digunakan.

Tugas 3 – Subnetting dengan Kebutuhan Host Berbeda

Sebuah perusahaan menggunakan IP 172.25.0.0/16 dengan kebutuhan:

Departemen

Kebutuhan Host

Administrasi

1.000

Keuangan

500

Produksi

250

Marketing

120

IT Support

60

Manajemen

30

Lakukan perhitungan VLSM dengan ketentuan:

  1. Urutkan kebutuhan host dari terbesar ke terkecil.
  2. Tentukan prefix masing-masing departemen.
  3. Tentukan subnet mask setiap departemen.
  4. Tentukan Network ID.
  5. Tentukan First Host dan Last Host.
  6. Tentukan Broadcast Address.
  7. Hitung total alamat IP yang digunakan.
  8. Hitung sisa alamat IP dari jaringan utama.

Tugas 4 – Jaringan Antar-Gedung

Sebuah institusi pendidikan memiliki jaringan utama 172.30.0.0/16. Jaringan akan dibagi menjadi 8 gedung dengan kebutuhan masing-masing 1.000 komputer.

Tentukan:

  1. Subnet mask baru.
  2. Prefix baru.
  3. Jumlah subnet yang tersedia.
  4. Jumlah host per subnet.
  5. Network ID setiap gedung.
  6. Rentang IP setiap gedung.
  7. Broadcast Address setiap gedung.
  8. Tentukan IP gateway yang disarankan pada setiap gedung.

Tugas 5 – Analisis Kesalahan Subnetting

Seorang teknisi memberikan konfigurasi berikut:

  • IP Address: 172.18.35.100
  • Subnet Mask: 255.255.240.0
  • Gateway: 172.18.32.1

Teknisi lain memberikan konfigurasi:

  • IP Address: 172.18.40.100
  • Subnet Mask: 255.255.240.0
  • Gateway: 172.18.32.1

Analisis kedua konfigurasi tersebut:

  1. Tentukan prefix masing-masing.
  2. Tentukan Network ID kedua IP.
  3. Tentukan Broadcast Address masing-masing.
  4. Apakah kedua IP berada dalam satu subnet?
  5. Apakah gateway dapat digunakan oleh kedua perangkat?
  6. Jelaskan alasan teknisnya.
  7. Berikan solusi konfigurasi yang benar jika kedua perangkat harus berada dalam satu subnet.

Tugas 6 – Jaringan Kampus 50 Ruangan

Sebuah kampus menggunakan jaringan 172.21.0.0/16. Terdapat 50 ruangan yang harus memiliki subnet berbeda. Setiap ruangan membutuhkan minimal 200 host.

Buat rancangan jaringan dengan menentukan:

  1. Subnet mask yang tepat.
  2. Prefix baru.
  3. Jumlah bit yang dipinjam.
  4. Jumlah subnet yang tersedia.
  5. Kapasitas host setiap subnet.
  6. Network ID ruangan 1 sampai 10.
  7. Network ID ruangan 50.
  8. Rentang IP ruangan 1, 10, dan 50.
  9. Broadcast Address ruangan 1, 10, dan 50.

Tugas 7 – Jaringan Server dan Client

Sebuah perusahaan memiliki IP 172.22.0.0/16. Jaringan dibagi menjadi beberapa bagian:

Bagian

Kebutuhan Host

Server

100

Client

2.000

CCTV

250

WiFi Karyawan

1.000

WiFi Tamu

500

Management

50

Printer

30

Gunakan VLSM untuk membuat pembagian jaringan.

Tentukan seluruh Network ID, subnet mask, prefix, First Host, Last Host, dan Broadcast Address.

Tugas 8 – Menentukan Subnet ke-25

Diberikan jaringan 172.19.0.0/16 yang akan dibagi menggunakan prefix /21.

Tentukan:

  1. Subnet mask desimal.
  2. Jumlah bit yang dipinjam.
  3. Jumlah subnet yang terbentuk.
  4. Jumlah host per subnet.
  5. Network ID subnet ke-1.
  6. Network ID subnet ke-10.
  7. Network ID subnet ke-25.
  8. First Host subnet ke-25.
  9. Last Host subnet ke-25.
  10. Broadcast Address subnet ke-25.

Tugas 9 – Jaringan Perusahaan Multinasional

Perusahaan memiliki jaringan 172.28.0.0/16 yang dibagi menjadi 4 wilayah dengan kebutuhan:

  • Wilayah Barat: 4.000 host.
  • Wilayah Timur: 2.000 host.
  • Wilayah Tengah: 1.000 host.
  • Wilayah Utara: 500 host.

Gunakan VLSM dan tentukan:

  1. Prefix setiap wilayah.
  2. Subnet mask.
  3. Network ID.
  4. Rentang IP yang dapat digunakan.
  5. Broadcast Address.
  6. Total alamat IP yang dialokasikan.
  7. Sisa ruang alamat jaringan utama.

Tugas 10 – Evaluasi dan Audit Jaringan

Sebuah sekolah menggunakan jaringan 172.31.0.0/16 dengan subnet mask 255.255.252.0.

Teknisi menemukan bahwa jaringan tersebut memiliki 15 gedung dengan masing-masing gedung membutuhkan 700 host.

Lakukan audit dengan menjawab:

  1. Tentukan prefix jaringan.
  2. Hitung jumlah bit yang dipinjam.
  3. Hitung jumlah subnet yang tersedia.
  4. Hitung jumlah host maksimal per subnet.
  5. Apakah subnet tersebut mencukupi kebutuhan 700 host?
  6. Apakah jumlah subnet mencukupi 15 gedung?
  7. Tentukan Network ID gedung ke-1.
  8. Tentukan Network ID gedung ke-15.
  9. Tentukan rentang host gedung ke-15.
  10. Berikan rekomendasi konfigurasi jika terdapat kekurangan.

C. Tugas Subnetting IP Address Kelas A

10 Soal

Level: Sulit – Sangat Sulit

Tugas 11 – Subnetting Jaringan Perusahaan Besar

Sebuah perusahaan memiliki IP 10.0.0.0/8. Jaringan tersebut akan dibagi menjadi 256 subnet yang sama besar.

Tentukan:

  1. Subnet mask baru.
  2. Prefix baru.
  3. Jumlah bit yang dipinjam.
  4. Jumlah host maksimal setiap subnet.
  5. Network ID subnet ke-1.
  6. Network ID subnet ke-10.
  7. Network ID subnet ke-100.
  8. Network ID subnet ke-256.
  9. First Host dan Last Host subnet ke-100.
  10. Broadcast Address subnet ke-100.

Tugas 12 – Jaringan Sekolah 100 Gedung

Sebuah yayasan pendidikan memiliki jaringan 10.10.0.0/16. Jaringan tersebut akan digunakan untuk 100 gedung sekolah. Setiap gedung membutuhkan minimal 500 host.

Buat perencanaan dengan menentukan:

  1. Prefix baru.
  2. Subnet mask.
  3. Jumlah subnet yang tersedia.
  4. Kapasitas host setiap subnet.
  5. Network ID gedung 1 sampai 10.
  6. Network ID gedung ke-100.
  7. Rentang host gedung ke-50.
  8. Broadcast Address gedung ke-50.
  9. Sisa subnet yang tersedia.

Tugas 13 – VLSM Jaringan Perusahaan Nasional

Sebuah perusahaan memiliki IP 10.0.0.0/8 dengan kebutuhan:

Divisi

Kebutuhan Host

Data Center

8.000

Kantor Pusat

4.000

Kantor Cabang A

2.000

Kantor Cabang B

1.000

Kantor Cabang C

500

Departemen IT

250

Departemen HRD

120

Departemen Keuangan

60

Departemen Marketing

30

Gunakan metode VLSM untuk menentukan:

  1. Prefix setiap divisi.
  2. Subnet mask.
  3. Network ID.
  4. First Host.
  5. Last Host.
  6. Broadcast Address.
  7. Total alamat IP yang dialokasikan.
  8. Sisa alamat IP dari jaringan utama.

Tugas 14 – Jaringan Universitas 200 Fakultas dan Unit

Universitas menggunakan jaringan 10.20.0.0/16. Jaringan akan dibagi untuk 200 fakultas dan unit kerja. Setiap fakultas membutuhkan minimal 250 host.

Tentukan:

  1. Subnet mask baru.
  2. Prefix baru.
  3. Jumlah bit yang dipinjam.
  4. Jumlah subnet yang tersedia.
  5. Jumlah host maksimal per subnet.
  6. Network ID fakultas 1.
  7. Network ID fakultas 50.
  8. Network ID fakultas 100.
  9. Network ID fakultas 200.
  10. Rentang host dan broadcast fakultas ke-200.

Tugas 15 – Analisis IP Address Kelas A

Diketahui IP address 10.45.78.200/12.

Tentukan:

  1. Kelas IP address.
  2. Subnet mask desimal.
  3. Subnet mask biner.
  4. Jumlah bit network.
  5. Jumlah bit host.
  6. Jumlah subnet dibandingkan jaringan default kelas A.
  7. Jumlah host maksimal setiap subnet.
  8. Network ID.
  9. First Host.
  10. Last Host.
  11. Broadcast Address.

Tugas 16 – Perencanaan Jaringan 500 Cabang

Sebuah perusahaan memiliki jaringan 10.50.0.0/16. Perusahaan memiliki 500 cabang. Setiap cabang membutuhkan minimal 100 host.

Buat perencanaan subnetting dengan menentukan:

  1. Prefix yang tepat.
  2. Subnet mask.
  3. Jumlah subnet yang tersedia.
  4. Jumlah host maksimal per subnet.
  5. Jumlah bit yang dipinjam.
  6. Network ID cabang ke-1.
  7. Network ID cabang ke-100.
  8. Network ID cabang ke-250.
  9. Network ID cabang ke-500.
  10. Rentang host cabang ke-500.
  11. Broadcast Address cabang ke-500.

Tugas 17 – Jaringan Data Center dengan VLSM

Sebuah data center menggunakan jaringan 10.30.0.0/16. Kebutuhan jaringan adalah:

Infrastruktur

Kebutuhan Host

Server Utama

1.000

Server Backup

500

Virtual Machine

2.000

Storage Network

250

Monitoring

100

Administrator

50

Management

25

Network Device

10

Gunakan VLSM untuk menentukan:

  1. Prefix setiap infrastruktur.
  2. Subnet mask.
  3. Network ID.
  4. First Host.
  5. Last Host.
  6. Broadcast Address.
  7. Total IP yang dialokasikan.
  8. Sisa alamat IP jaringan utama.

Tugas 18 – Troubleshooting Jaringan Kelas A

Sebuah perusahaan menggunakan jaringan 10.0.0.0/10. Diketahui terdapat tiga perangkat:

Perangkat

IP Address

PC 1

10.12.10.20

PC 2

10.20.10.20

PC 3

10.50.10.20

Lakukan analisis:

  1. Tentukan subnet mask.
  2. Tentukan Network ID setiap perangkat.
  3. Tentukan Broadcast Address masing-masing.
  4. Tentukan apakah PC 1, PC 2, dan PC 3 berada dalam satu subnet.
  5. Tentukan perangkat yang dapat berkomunikasi langsung dalam satu subnet.
  6. Jelaskan pengaruh subnet mask terhadap komunikasi jaringan.
  7. Berikan rekomendasi subnetting agar ketiga perangkat berada pada jaringan berbeda.

Tugas 19 – Desain Jaringan Industri

Sebuah kawasan industri menggunakan jaringan 10.60.0.0/16. Terdapat beberapa bagian:

  • Area Produksi: 3.000 host.
  • Area Gudang: 1.500 host.
  • Area Administrasi: 700 host.
  • Area Keamanan CCTV: 500 host.
  • Area Manajemen: 200 host.
  • Area Server: 100 host.
  • Area Teknisi: 50 host.
  • Area IoT: 1.000 host.

Buat desain jaringan menggunakan VLSM.

Tentukan:

  1. Urutan pembagian subnet.
  2. Prefix setiap area.
  3. Subnet mask.
  4. Network ID.
  5. Rentang IP host.
  6. Broadcast Address.
  7. Total alamat IP yang digunakan.
  8. Sisa alamat IP jaringan utama.
  9. Buat tabel konfigurasi gateway untuk masing-masing area.

Tugas 20 – Proyek Akhir: Desain Infrastruktur Jaringan Nasional

Level: Sangat Sulit

Sebuah perusahaan nasional memiliki jaringan utama 10.0.0.0/8. Perusahaan akan membangun infrastruktur jaringan untuk 5 wilayah dengan rincian sebagai berikut:

Wilayah

Kebutuhan

Jakarta

10.000 host

Bandung

5.000 host

Surabaya

3.000 host

Yogyakarta

2.000 host

Semarang

1.000 host

Setiap wilayah memiliki kebutuhan tambahan:

  • 1 jaringan server.
  • 1 jaringan administrasi.
  • 1 jaringan CCTV.
  • 1 jaringan WiFi karyawan.
  • 1 jaringan WiFi tamu.

Gunakan VLSM untuk membuat desain jaringan secara menyeluruh.

Ketentuan pengerjaan:

  1. Tentukan kebutuhan host masing-masing wilayah.
  2. Buat pembagian jaringan utama menjadi 5 wilayah.
  3. Tentukan Network ID masing-masing wilayah.
  4. Tentukan subnet mask setiap wilayah.
  5. Pecah setiap wilayah menjadi 5 jaringan berdasarkan kebutuhan.
  6. Tentukan prefix setiap jaringan.
  7. Tentukan Network ID setiap jaringan.
  8. Tentukan First Host dan Last Host.
  9. Tentukan Broadcast Address.
  10. Tentukan IP gateway.
  11. Buat tabel alokasi IP keseluruhan.
  12. Buat diagram topologi jaringan dari pusat ke lima wilayah.
  13. Berikan alasan mengapa menggunakan VLSM lebih efisien dibandingkan FLSM.

D. Format Tabel Jawaban Siswa

Gunakan format berikut untuk menjawab soal-soal subnetting.

No.

Network ID

Prefix

Subnet Mask

First Host

Last Host

Broadcast

1

...

...

...

...

...

...

2

...

...

...

...

...

...

3

...

...

...

...

...

...

4

...

...

...

...

...

...

5

...

...

...

...

...

...

E. Ketentuan Pengumpulan Tugas

  1. Tugas dikerjakan secara individu.
  2. Setiap perhitungan wajib disertai proses pengerjaan, bukan hanya hasil akhir.
  3. Gunakan tabel untuk mempermudah pembacaan hasil subnetting.
  4. Perhitungan subnet mask wajib ditampilkan dalam bentuk biner dan desimal.
  5. Gunakan kertas folio atau dokumen digital.
  6. Untuk tugas VLSM, pembagian subnet harus disusun dari kebutuhan host terbesar ke terkecil.
  7. Tugas nomor 20 wajib dilengkapi diagram topologi jaringan.

F. Rubrik Penilaian

Aspek Penilaian

Bobot

Ketepatan perhitungan subnet mask

15%

Ketepatan Network ID dan Broadcast

25%

Ketepatan rentang IP host

20%

Analisis dan pemecahan masalah

15%

Penerapan VLSM

15%

Kerapian dan sistematika pengerjaan

10%

Total

100%

Catatan untuk pengajar: Soal nomor 1–10 berfokus pada kelas B, sedangkan nomor 11–20 berfokus pada kelas A. Beberapa soal sengaja menggunakan prefix CIDR yang berbeda dari prefix default kelasnya untuk melatih pemahaman classful addressing dan CIDR secara bersamaan.

Saya juga dapat menyusun kunci jawaban lengkap 20 soal beserta langkah perhitungan biner, tabel subnet, dan pembahasannya sebagai pegangan guru.

 


Post a Comment

Previous Post Next Post