Bahan Bacaan PPM 1 XII TKJ ASJ




A. BAHAN BACAAN

1. Firewall pada Mikrotik RouterOS

Firewall merupakan sistem keamanan jaringan yang berfungsi untuk mengontrol, memantau, dan membatasi lalu lintas data yang masuk dan keluar dari jaringan. Pada Mikrotik RouterOS, firewall digunakan untuk melindungi jaringan dari akses yang tidak sah, serangan dari luar, serta penggunaan jaringan yang tidak sesuai kebijakan.

Firewall pada Mikrotik bekerja berdasarkan aturan (rules) yang dibuat oleh administrator jaringan. Setiap aturan menentukan apakah suatu paket data diizinkan (accept), ditolak (drop), atau diteruskan dengan perlakuan tertentu.

Komponen Firewall Mikrotik:

  • Filter Rule
    Digunakan untuk mengizinkan atau menolak lalu lintas jaringan.

  • Chain Firewall

    • Input: Mengatur trafik yang menuju router

    • Forward: Mengatur trafik yang melewati router

    • Output: Mengatur trafik yang keluar dari router

  • Action
    Tindakan yang diambil terhadap paket data (accept, drop, reject)

Firewall membantu menjaga:

  • Keamanan data

  • Stabilitas jaringan

  • Penggunaan internet yang sesuai aturan


2. Network Address Translation (NAT)

NAT adalah fitur Mikrotik yang berfungsi untuk menerjemahkan alamat IP privat ke IP publik, sehingga perangkat dalam jaringan lokal dapat mengakses internet.

Jenis NAT yang sering digunakan:

  • Masquerade → Digunakan untuk koneksi internet dinamis

  • Static NAT → Digunakan untuk server internal

NAT sangat berkaitan dengan firewall karena membantu mengamankan IP lokal agar tidak terlihat langsung dari jaringan luar.


3. Manajemen Bandwidth

Manajemen bandwidth adalah proses mengatur dan membagi kecepatan internet agar dapat digunakan secara adil dan efisien oleh semua pengguna jaringan.

Tanpa manajemen bandwidth, jaringan dapat mengalami:

  • Internet lambat

  • Ketidakadilan penggunaan

  • Gangguan layanan penting

Pada Mikrotik RouterOS, pengaturan bandwidth dapat dilakukan menggunakan:

  • Simple Queue

  • Queue Tree

Dalam pembelajaran ini difokuskan pada Simple Queue karena lebih mudah digunakan dan cocok untuk jaringan sekolah atau kantor kecil.


4. Simple Queue

Simple Queue adalah metode pengaturan bandwidth di Mikrotik yang memungkinkan administrator:

  • Membatasi kecepatan upload dan download

  • Mengatur bandwidth per IP address

  • Menentukan prioritas pengguna tertentu

Contoh penerapan:

  • Guru mendapat bandwidth lebih besar dibanding siswa

  • Setiap komputer lab mendapat kecepatan yang sama

Manajemen bandwidth yang baik akan meningkatkan:

  • Kenyamanan pengguna

  • Stabilitas jaringan

  • Efektivitas kegiatan belajar mengajar


5. Evaluasi dan Pengujian Jaringan

Setelah firewall dan bandwidth diterapkan, perlu dilakukan evaluasi untuk memastikan konfigurasi berjalan sesuai tujuan.

Evaluasi dilakukan dengan:

  • Ping test

  • Browsing test

  • Speed test

  • Monitoring traffic

Hasil evaluasi digunakan untuk:

  • Menyempurnakan konfigurasi

  • Mengidentifikasi kesalahan

  • Menilai performa jaringan


B. GLOSARIUM

IstilahPengertian
FirewallSistem keamanan jaringan untuk mengontrol lalu lintas data
Mikrotik RouterOSSistem operasi jaringan yang digunakan untuk mengelola router
BandwidthKapasitas maksimum transfer data dalam jaringan
ChainJalur pemeriksaan paket data pada firewall Mikrotik
Input ChainAturan untuk paket data yang menuju router
Forward ChainAturan untuk paket data yang melewati router
Output ChainAturan untuk paket data yang keluar dari router
NATTeknik penerjemahan alamat IP privat ke publik
MasqueradeJenis NAT untuk koneksi internet dinamis
Simple QueueFitur Mikrotik untuk membatasi bandwidth
IP AddressAlamat unik perangkat dalam jaringan
TrafficLalu lintas data dalam jaringan
PacketUnit data yang dikirim melalui jaringan
Speed TestPengujian kecepatan upload dan download

C. DAFTAR PUSTAKA

  1. Mikrotik. (2023). MikroTik RouterOS Documentation. Mikrotik.com

  2. Sofana, I. (2020). Membangun Jaringan Komputer dengan Mikrotik RouterOS. Bandung: Informatika

  3. Wahana Komputer. (2019). Panduan Lengkap Mikrotik. Jakarta: Andi Publisher

  4. Tanenbaum, A. S. (2019). Computer Networks (5th Edition). Pearson Education

  5. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian Pembelajaran SMK Bidang TJKT



Post a Comment

Previous Post Next Post