Sistem Bilangan (PRA PPJ XI TKJ)

 

A. Pengertian Sistem Bilangan

Sistem bilangan adalah suatu cara yang digunakan untuk menyatakan atau merepresentasikan suatu nilai dengan menggunakan simbol-simbol angka tertentu. Dalam bidang komputer dan jaringan, sistem bilangan sangat penting karena komputer bekerja dengan data digital yang direpresentasikan menggunakan angka.

Beberapa sistem bilangan yang umum digunakan dalam teknologi komputer adalah:

  1. Sistem Bilangan Desimal (Decimal)

  2. Sistem Bilangan Biner (Binary)

  3. Sistem Bilangan Oktal (Octal)

  4. Sistem Bilangan Heksadesimal (Hexadecimal)

Masing-masing sistem bilangan memiliki basis (radix) yang berbeda.

Sistem BilanganBasisSimbol yang Digunakan
Desimal100, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
Biner20, 1
Oktal80, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7
Heksadesimal160–9 dan A–F

Pada sistem heksadesimal, huruf memiliki nilai:

  • A = 10

  • B = 11

  • C = 12

  • D = 13

  • E = 14

  • F = 15


B. Sistem Bilangan Desimal

1. Pengertian

Sistem bilangan desimal adalah sistem bilangan yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sistem ini menggunakan basis 10, sehingga terdiri dari 10 simbol angka, yaitu:

0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9

Nilai setiap angka ditentukan berdasarkan posisi atau nilai tempatnya.

Contoh:

5.432

Dapat diuraikan menjadi:

5 × 10³ + 4 × 10² + 3 × 10¹ + 2 × 10⁰

= 5 × 1000 + 4 × 100 + 3 × 10 + 2 × 1

= 5000 + 400 + 30 + 2

= 5.432


C. Sistem Bilangan Biner

1. Pengertian

Sistem bilangan biner adalah sistem bilangan yang menggunakan basis 2. Sistem ini hanya memiliki dua simbol angka, yaitu:

0 dan 1

Komputer menggunakan sistem biner karena perangkat elektronik digital bekerja berdasarkan dua kondisi utama, misalnya:

  • 0 = OFF / Mati

  • 1 = ON / Hidup

Satu digit biner disebut bit (binary digit).

Contoh bilangan biner:

101101₂

Angka kecil menunjukkan bahwa bilangan tersebut menggunakan basis 2.


2. Konversi Biner ke Desimal

Untuk mengubah biner menjadi desimal, setiap digit dikalikan dengan pangkat 2 berdasarkan posisinya.

Contoh:

Konversikan:

101101₂ → ...₁₀

Langkah pertama, tentukan nilai tempat:

Digit101101
Pangkat 22⁵2⁴2⁰
Nilai32168421

Maka:

101101₂

= (1 × 32) + (0 × 16) + (1 × 8) + (1 × 4) + (0 × 2) + (1 × 1)

= 32 + 0 + 8 + 4 + 0 + 1

= 45₁₀

Jadi:

101101₂ = 45₁₀


3. Konversi Desimal ke Biner

Untuk mengubah desimal ke biner, dapat dilakukan dengan pembagian berulang menggunakan angka 2.

Contoh:

Konversikan:

45₁₀ → ...₂

PembagianHasilSisa
45 ÷ 2221
22 ÷ 2110
11 ÷ 251
5 ÷ 221
2 ÷ 210
1 ÷ 201

Baca sisa pembagian dari bawah ke atas:

101101

Jadi:

45₁₀ = 101101₂


D. Sistem Bilangan Oktal

1. Pengertian

Sistem bilangan oktal adalah sistem bilangan yang menggunakan basis 8.

Angka yang digunakan adalah:

0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7

Contoh:

725₈

Angka menunjukkan bahwa bilangan tersebut menggunakan sistem oktal.


2. Konversi Oktal ke Desimal

Untuk mengubah oktal ke desimal, setiap digit dikalikan dengan pangkat 8.

Contoh:

Konversikan:

725₈ → ...₁₀

Digit725
Pangkat8⁰
Nilai6481

Maka:

725₈

= (7 × 8²) + (2 × 8¹) + (5 × 8⁰)

= (7 × 64) + (2 × 8) + (5 × 1)

= 448 + 16 + 5

= 469₁₀

Jadi:

725₈ = 469₁₀


3. Konversi Desimal ke Oktal

Untuk mengubah desimal ke oktal, lakukan pembagian berulang dengan angka 8.

Contoh:

Konversikan:

469₁₀ → ...₈

PembagianHasilSisa
469 ÷ 8585
58 ÷ 872
7 ÷ 807

Baca sisa dari bawah ke atas:

725

Jadi:

469₁₀ = 725₈


E. Sistem Bilangan Heksadesimal

1. Pengertian

Sistem bilangan heksadesimal adalah sistem bilangan yang menggunakan basis 16.

Sistem ini menggunakan angka:

0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9

dan huruf:

A, B, C, D, E, F

Nilai masing-masing simbol adalah:

SimbolNilai Desimal
00
11
22
33
44
55
66
77
88
99
A10
B11
C12
D13
E14
F15

Contoh bilangan heksadesimal:

2D5₁₆


2. Konversi Heksadesimal ke Desimal

Contoh:

Konversikan:

2D5₁₆ → ...₁₀

Karena:

D = 13

Maka:

2D5₁₆

= (2 × 16²) + (13 × 16¹) + (5 × 16⁰)

= (2 × 256) + (13 × 16) + (5 × 1)

= 512 + 208 + 5

= 725₁₀

Jadi:

2D5₁₆ = 725₁₀


3. Konversi Desimal ke Heksadesimal

Untuk mengubah desimal ke heksadesimal, lakukan pembagian berulang dengan angka 16.

Contoh:

Konversikan:

725₁₀ → ...₁₆

PembagianHasilSisa
725 ÷ 16455
45 ÷ 16213 (D)
2 ÷ 1602

Baca sisa dari bawah ke atas:

2D5

Jadi:

725₁₀ = 2D5₁₆


F. Konversi Biner ke Oktal

Konversi biner ke oktal dilakukan dengan cara mengelompokkan angka biner menjadi 3 digit dari kanan.

Contoh:

Konversikan:

101101₂ → ...₈

Kelompokkan menjadi 3 digit:

101 101

Kemudian ubah setiap kelompok:

  • 101₂ = 5₈

  • 101₂ = 5₈

Maka:

101101₂ = 55₈

Contoh lain:

11010111₂

Kelompokkan dari kanan:

11 010 111

Tambahkan angka 0 di sebelah kiri:

011 010 111

Kemudian:

  • 011₂ = 3₈

  • 010₂ = 2₈

  • 111₂ = 7₈

Jadi:

11010111₂ = 327₈


G. Konversi Oktal ke Biner

Konversi oktal ke biner dilakukan dengan mengubah setiap satu digit oktal menjadi tiga digit biner.

OktalBiner
0000
1001
2010
3011
4100
5101
6110
7111

Contoh:

Konversikan:

327₈ → ...₂

  • 3 = 011

  • 2 = 010

  • 7 = 111

Maka:

327₈ = 011010111₂

Jika angka nol di paling kiri dihilangkan:

327₈ = 11010111₂


H. Konversi Biner ke Heksadesimal

Konversi biner ke heksadesimal dilakukan dengan cara mengelompokkan bilangan biner menjadi 4 digit dari kanan.

Contoh:

Konversikan:

11010111₂ → ...₁₆

Kelompokkan:

1101 0111

Kemudian:

  • 1101₂ = D₁₆

  • 0111₂ = 7₁₆

Jadi:

11010111₂ = D7₁₆


I. Konversi Heksadesimal ke Biner

Konversi heksadesimal ke biner dilakukan dengan mengubah setiap digit heksadesimal menjadi 4 digit biner.

HeksadesimalBiner
00000
10001
20010
30011
40100
50101
60110
70111
81000
91001
A1010
B1011
C1100
D1101
E1110
F1111

Contoh:

Konversikan:

D7₁₆ → ...₂

  • D = 1101

  • 7 = 0111

Maka:

D7₁₆ = 11010111₂


J. Konversi Oktal ke Heksadesimal

Untuk mengonversi oktal ke heksadesimal, cara yang paling mudah adalah melalui biner.

Contoh:

Konversikan:

327₈ → ...₁₆

Langkah 1: Oktal ke Biner

  • 3 = 011

  • 2 = 010

  • 7 = 111

Sehingga:

327₈ = 011010111₂

Hilangkan angka 0 paling kiri:

11010111₂

Langkah 2: Biner ke Heksadesimal

Kelompokkan 4 digit dari kanan:

1101 0111

  • 1101 = D

  • 0111 = 7

Maka:

327₈ = D7₁₆


K. Konversi Heksadesimal ke Oktal

Untuk mengonversi heksadesimal ke oktal, gunakan biner sebagai perantara.

Contoh:

Konversikan:

D7₁₆ → ...₈

Langkah 1: Heksadesimal ke Biner

  • D = 1101

  • 7 = 0111

Sehingga:

D7₁₆ = 11010111₂

Langkah 2: Biner ke Oktal

Kelompokkan dari kanan sebanyak 3 digit:

11 010 111

Tambahkan 0 di sebelah kiri:

011 010 111

Kemudian:

  • 011 = 3

  • 010 = 2

  • 111 = 7

Jadi:

D7₁₆ = 327₈


L. Ringkasan Konversi

Secara umum, hubungan keempat sistem bilangan dapat digambarkan sebagai berikut:

Desimal ⇄ Biner ⇄ Oktal

Desimal ⇄ Biner ⇄ Heksadesimal

Untuk konversi Oktal ↔ Heksadesimal, cara yang mudah adalah menggunakan Biner sebagai perantara.

DariKeMetode
BinerDesimalPerkalian pangkat 2
DesimalBinerPembagian berulang ÷ 2
OktalDesimalPerkalian pangkat 8
DesimalOktalPembagian berulang ÷ 8
HeksadesimalDesimalPerkalian pangkat 16
DesimalHeksadesimalPembagian berulang ÷ 16
BinerOktalKelompok 3 bit
OktalBinerSetiap digit = 3 bit
BinerHeksadesimalKelompok 4 bit
HeksadesimalBinerSetiap digit = 4 bit
OktalHeksadesimalMelalui biner
HeksadesimalOktalMelalui biner

Contoh Kesetaraan Nilai

Sebagai contoh, angka 725 desimal dapat direpresentasikan dalam berbagai sistem:

725₁₀ = 1011010101₂ = 1325₈ = 2D5₁₆

Artinya, keempat bilangan tersebut memiliki nilai yang sama, tetapi ditulis menggunakan sistem bilangan yang berbeda.

Kesimpulan

Sistem bilangan merupakan dasar penting dalam memahami cara kerja komputer dan jaringan. Desimal banyak digunakan manusia dalam kehidupan sehari-hari, biner menjadi dasar utama sistem digital dan komputer, sedangkan oktal dan heksadesimal digunakan sebagai bentuk penulisan yang lebih ringkas dari bilangan biner. Pemahaman konversi antar sistem bilangan sangat penting bagi siswa yang mempelajari komputer, jaringan, pemrograman, sistem digital, dan teknologi informasi.

Post a Comment

Previous Post Next Post